Penggunaan Drone Di Lingkungan

Drone

Drone modern adalah mesin luar biasa yang mampu melakukan hal-hal menakjubkan di lingkungan laut dan berperahu pesiar. Mereka dapat digunakan untuk melihat sekumpulan ikan, menemukan tambatan atau area terbuka di marina untuk melepaskan jangkar, menemukan selip yang ditugaskan, melihat pantai atau pulau yang belum terjamah, barang atau benda yang terjatuh, pengambilan video yang bagus dan foto dari perahu atau jangkar atau sedang berlangsung, atau bahkan menjatuhkan keselamatan atau peralatan lainnya ke lokasi terpencil

Namun, Drone perlu ditangani secara berbeda ketika digunakan di lingkungan penggunaan lahan atau daratan, selain model tertentu yang lebih cocok untuk lingkungan marina dan berperahu pesiar FJB Batam.

1: Jenis dan Model Drone

Ada sejumlah masalah yang harus dipertimbangkan ketika memilih drone untuk lingkungan ini: DJI dan Yuneec membuat sejumlah masalah. Drone Splash tahan air dan membuat drone yang hebat untuk lingkungan ini. GoPro dan DJI baru saja memperkenalkan model-model baru kecil yang “lipat” dan muat di tas ransel kecil dan 20+ menit dalam 20+ simpul angin!

A: Ukuran – pertimbangkan bagaimana Anda akan menyimpan drone dan kapal pesiar Anda – di tempat tidur, di loker penyimpanan, di kokpit. Drone harus disimpan di lokasi yang aman di mana tamu dan kru tidak akan menjatuhkan barang di drone atau mengetuk atau menendang drone.

B: Waktu Penerbangan – dapatkan waktu penerbangan dan kemampuan baterai Drone kecil mungkin memiliki waktu penerbangan kurang dari 10 menit sementara drone yang lebih besar terbang hingga 25 menit. Untuk video biasa, waktu penerbangan 10 menit mungkin cukup, namun, jika Anda berencana untuk menggunakan sekolah ikan atau tambatan jarak jauh, maka pertimbangkan untuk membeli drone dengan waktu penerbangan yang lebih lama.

C: Camera-Many Drone dilengkapi dengan kamera mereka sendiri, sementara yang lain dapat menggunakan kamera eksternal seperti Gopro atau DSLR. Kamera yang disertakan berkisar dari resolusi rendah dengan gambar yang disimpan pada kartu memori sementara yang lain mampu resolusi 4K (kualitas siaran) dan menyampaikan gambar langsung melalui WIFI ke ponsel pintar, tablet, atau layar LCD pengontrol. Kamera eksternal umumnya menawarkan lebih banyak opsi dan resolusi lebih tinggi, tetapi mungkin tidak sepenuhnya terintegrasi dengan sistem pengontrol yang disertakan.

Contohnya adalah Yuneec Typhoon G yang diatur untuk menggunakan GoPro Hero3 atau 4KKeras Ini adalah set yang bagus dari video yang luar biasa stabil dalam kondisi yang paling berangin. Namun, sementara operator dapat melihat apa yang dilihat kamera pada layar LCD Topan pengontrol, pengontrol tidak dapat mengontrol salah satu fitur kamera GoPro- dan operator perlu mengaktifkan tombol rekam video pada GoPro sebelum mengambil off dan kemudian hanya dapat mematikan rekaman video setelah drone diambil. Kamera terintegrasi

D: Kemampuan untuk menangani kondisi berangin – Ini adalah masalah penting yang perlu diingat operator saat membeli drone. Banyak drone kecil dan lebih tua, seperti Parrot AR Drone lama atau SYMA X5SW Drone yang lebih baru tidak memiliki banyak fitur dan tidak memiliki kekuatan untuk menstabilkan kemampuan untuk memiliki lebih dari 5-10 knot angin. Selain itu, drone ini tidak memiliki mount kamera gimbled yang distabilkan untuk memperlancar goyangan dan putaran dalam kondisi berangin. Drone dan Drone yang lebih besar dengan sistem elektronik yang lebih baik dan dudukan kamera gimbled di atas pesawat memiliki kemampuan video angin tinggi yang lebih baik.

E: Diperoleh kembali – banyak drone kecil tidak memiliki kemampuan “rumah” dan sulit untuk mendarat dalam kondisi apa pun. Sebagian besar Drone baru memiliki kemampuan “rumah” yang sangat maju dan secara otomatis digunakan.

Sebagian besar, jika tidak semua drone saat ini, menggunakan GPS Drone lain menggunakan perangkat genggam atau pergelangan tangan sehingga drone dapat “masuk” pada pengontrol atau lokasi perangkat lainnya. Drone yang lebih baru menggabungkan kombinasi Pengenalan Optik dan lokasi GPS dari pengontrol. Drone DJI terbaru memiliki kamera tampak ke bawah yang mengambil ribuan foto saat lepas landas dan kemudian foto ke lokasi pendaratan. Menurut pendapat saya, ini adalah teknologi yang luar biasa jika Anda menggunakan Drone dari kapal pesiar atau perahu yang bergerak!

Fitur lain yang dimasukkan oleh Drone baru adalah teknologi objek tabrakan yang memungkinkan drone untuk “melihat” dan menghindari kapal, lengkungan radar, dan struktur lain yang dapat mengganggu penerbangan atau pendaratan.

2. Penggunaan Drone yang Aman di Atas Kapal – Drone adalah robot yang menggunakan motor bertenaga tinggi untuk mengubah baling-baling – baling-baling yang mampu merusak secara signifikan jika operator drone atau tamu dengan kontak. Operator harus mengetahui siapa yang berada di dekat drone, baik lepas landas dan mendarat. Selain itu, operator harus menghindari memukul lengkungan radar, outrigger, bendera, jembatan terbang, dan struktur kapal pesiar dan kapal lainnya. Operator harus dapat melakukan drone – dari haluan, dari buritan, dari jembatan terbuka atau jembatan bagian atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *